SBI (suku bunga Bank Indonesia) adalah salah satu instrumen yang di pake BI untuk kebijakan moneter,ini di gunakan BI untuk mengerem laju inflasi, menjaga uang yang beredar dimasyarakat dalam kondisi yang ideal (tidak kekurangan karena bisa menghambat pertukaran barang dan jasa,juga tidak berlebihan karena bisa menyebabkan INFLASI) dan juga menjaga kestabilan nilai tukar rupiah (kurs) thd mata uang asing..
Sedangkan suku bunga (perbankan) adalah tingkat return yang akan di terima penabung atau deposan jika dia manaruh dananya di perbankan (ini di sebut dana pihak ketiga)..suku bunga ini dipengaruhi oleh SBI. jika SBI naik, maka SUKU BUNGA perbankan juga naik..jika SBI turun SUKU BUNGA ikut turun juga..
SBI dipakai untuk menjaga kestabilan nilai mata uang (rupiah)..jika sukubunga dollar naik,maka BI juga menaikkan SBInya..tujuannya?biar orang tidak inves depositonya di dollar,tp tetap di rupiah..sehingga nilai tukar rupiah diharapkan stabil..
Akhir-akhir ini kan nilai tukar(KURS) rupiah turun terhadap dollar (karena investor pada lari dan butuh dollar)…maka, langkah yang di tempuh BI untuk menjaga kestabilan rupiah adalah intervensi pasar (dengan menjual cadangan dollarnya),trus langkah yang kedua ya dengan menaikkan SBInya…
Apa yang terjadi seandainya kurs rupiah di biarkan melemah thd Dollar sekarang ini??maka ekspor kita jadi lebih murah,tp ups! jgn senang dulu sebab permintaan luar negeri juga turun😦 karena krisis..sebaliknya barang impor jadi lebih mahal sehingga impor berkurang..tp ups! jgn senang dulu..banyak produksi barang dalam negeri yang menggunakan komponen impor (misal otomotif,elektronik,susu)..sehingga harganya naik dan ini menjadi salah satu penyebab INFLASI..